Hp/wa: 08883916990 | Telp: 024-8457170 --- Rek Samba BCA 1827269999 An. Jeffri H OR Tri SA |

Ganjar Pranowo Kembali Ambil Bagian di Tour De Borobudur

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Klub Semarang Bicycle Association (Samba) bersama Bank Tabungan Negara (BTN) kembali menggelar even touring  BTN-Tour De Borobudur (BTN-TDB) XVII Tahun 2017.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, even yang akan digelar pada 11 – 12 November 2017 ini akan mengambil tema “Membelah Keindahan Alam Jawa Tengah”, dimana para peserta akan disuguhkan dengan berbagai rute yang penuh dengan panorama keindahan alam.

Beberapa diantaranya adalah, Waduk Jatibarang, Goa Kreo, Limbangan Kendal, menuju ke Sumowono, Temanggung, dan Magelang, serta berakhir di Candi Borobudur.

BTN-TDB XII ini terbagi dalam tiga kategori yakni kategori 200 KM, 100 KM serta VVIP. Khusus untuk kategori 200 KM, kali ini dijamin penuh dengan “Pesta Tanjakan Pesta Turunan”.

Dikatakan oleh, Ketua Panitia BTN-TDB XVII, Susanto, bila even tahunan Tour De Borobudur selalu berbeda dari tahun ke tahun, khususnya jalur dan rute yang dilalui. Namun khusus untuk tahun ini, BTN-TDB XVII benar-benar akan mengeksplorasi potensi keindahan alam Jawa Tengah melalui olahraga sepeda, dengan konsep sport and tourism.

“Kami jamin Tour De Borobudur akan selalu berbeda dari tahun ke tahun, khususnya soal jalur dan rute. Untuk tahun ini, tema kami adalah eksplorasi keindahan alam Jawa Tengah yang jarang kita temui. Peserta boleh membuktikannya, karena akan banyak keindahan flora dan fauna yang bisa ditemui di even ke 17 tahun ini,” kata Susanto saat menggelar jumpa wartawan di Taman Srigunting, Kawasan Kota Lama, Semarang, Jumat (6/10/2017) pagi.

Dijelaskannya, untuk kategori 200 KM para peserta akan melakukan start dari Kantor Gubernuran, di Jalan Pahlawan Semarang melewati jalur tengah yakni melewati Jalur Gunungpati Semarang- Limbangan Kendal – Sumowono, Kabupaten Semarang, – Temanggung hingga Magelang.

Sementara untuk kategori 100 Km para peserta akan mengambil start dari Mako Brimob Banyumanik, melewati jalur Semarang- Lingkar Ambarawa – Banyubiru, hingga ke Kabupaten Magelang.

“Hingga saat ini tercatat untuk kategori 200 KM sudah ada sebanyak 150 peserta yang mendafta, dari target yankni 300 peserta, dimana 20 peserta diantaranya berasal dari luar negeri seperti Jepang, Singapura, Australian bahkan Jerman. Sedangkan untuk kategori 100 KM sudah terdaftar 1.500 peserta dari target 3.000 peserta,” beber Susanto.