Hp/wa: 08883916990 | Telp: 024-8457170 --- Rek Samba BCA 1827269999 An. Jeffri H OR Tri SA |

Promosikan Pariwisata Jateng, Tour de Borobudur Kembali Digelar

SEMARANG, KOMPAS.com – Setelah sukses pada gelaran Tour de Borobodur 2016, agenda untuk memadukan memadukan kegiatan olahraga dan pariwisata kembali digelar tahun ini. Sama seperti sebelumnya, jarak yang ditempuh dalam etape ini sejauh 200 kilometer.

Ada tiga kategori yang digelar, yaitu 200 Kilometer, kemudian 100 Kilometer dan kategori VVIP. Kegiatan gowes untuk membelah keindahan alam Jawa Tengah ini digelar pada 11-12 November 2017.

Ketua Panitia Tour de Borobudur, Santo menyatakan, acara kali ini berbeda dengan gelaran sebelumnya. Khusus tahun ini, rute yang dilewati benar-benar akan mengeksplorasi potensi keindahan alam Jawa Tengah melalui olahraga sepeda.

Hal berbeda misalnya soal rute yang ditempuh. Dalam kategori 200 Kilometer, peserta gowes akan menjumpai banyak naik turun gunung melewati sejumlah obyek wisata.

“Jalur dan rute tahun ini yang menantang. Kami mencoba mengeksplorasi keindahan alam Jawa Tengah yang jarang ditemui,” kata Santo.

Kegiatan ini pun didukung oleh Klub Semarang Bicycle Association (Samba) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Rute 200 Km nantinya menyajikan potensi wisata alam di Waduk Jatibarang, di mana ada kera-kera hidup di sana, lalu di Limbangan Kendal yang masih dapat melihat burung elang jawa.

Untuk kategori 200 Km peserta start dari Kantor Gubernuran Jateng di Jalan Pahlawan Semarang kemudian melewati jalur tengah yakni melewati Jalur Gunungpati Semarang – Limbangan Kendal – Sumowono, Kabupaten Semarang – Temanggung hingga berakhir Magelang. Untuk kategori 200 Km sudah ada 150 peserta yang mendaftar, 20 di antaranya dari mancanegara.

Sementara untuk kategori 100 Km para peserta akan mengambil start dari Mako Brimob Banyumanik melewati jalur Semarang- Lingkar Ambarawa – Banyubiru hingga ke Kabupaten Magelang. Untuk kategori kedua yang mendaftar sudah 1.030 peserta.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dipastikan akan kembali ikut serta dalam gelaran wisata ini. Pria yang mempunyai gowes ini akan ikut etape terjauh yaitu 200 Km.

Event ini memiliki banyak manfaat. Di antaranya tentu mengenalkan alam Jawa Tengah. Apalagi nanti juga akan ada peserta dari luar negeri,” katanya.